Thursday, November 17, 2016

News Emiten, 18-11-2016

HPXInfo:
#DMAS
DMAS DAN SOJITZ KERJASAMA KEMBANGKAN KODA DELTAMAS

IQPlus, (18/11) - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) melakukan kejasama denagn Sojitz Corp. asal Jepang untuk pembangunan kawasan terpadu kota Deltamas seluas 3.053 hektare di Cikarang Jawa Barat. Sojitz kini merupakan pemegang saham DMAS.

Direktur Independen DMAS, Tondy Suwanto mengatakan bahwa Sinarmas Land induk DMAS dan Sojitz memiliki kombinasi pengalaman dan kompetensi yang saling melengkapi dalam pengembangan Deltamas serta menjadikan kota satelit ke depannya.

"Kerjasama ini menjadi fondasi utama untuk terus berkomitmen dalam mengembangkan kawasan terpadu modern, industri, hunian dan komersial di Kota Deltamas," ujarnya.

Dia berharao komitemn kerjasama selama 20 tahun dengan Sojitz dalam pengembangan kota Deltamas dapat menginspirasi pembangunan kawasan terpadu bertaraf internasional lainnya di Indonesia. (end)

HPXInfo:
#MPMX
MITRA PINASTHIKA BAGI DIVIDEN INTERIM Rp10 PER SAHAM

IQPlus, (18/11) - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2016 kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp10 per saham.

Menurut pengumuman perseroan Jumat, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 23 dan 24 November 2016 sedangkan cum dan ex dividen di pasar tunai 28 dan 29 November 2016 dengan pembayaran dividen pada 16 Desember 2016.

Pembagian dividen interim ini berdasarkan pada hasil persetujuan dewan Komisaris perseroan pada 16 November 2016.

Perusahaan ini berhasil meraih laba sebesar Rp179,98 miliar hingga periode Juni 2016 dimana perusahaan ini belum menyerahkan laporan keuangan hingga September 2016 kepada BEI. (end)

HPXInfo:
#MNCN
MNC BERSIAP PANGKAS UTANG US$250 JUTA TAHUN DEPAN

IQPlus, (18/11) - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) tengah bersiap melunasi utang sindikasi senilai US$250 juta yang jatuh tempo tahun depan. Sebagian pinjaman aan dilunasi dengan skema pembiayana kembali atau refinancing.

CEM MNC Group, Harry Tanosoedibyo mengatakan Kamis, untuk struktur permodalan tahun depan, perseroan sedang melakukan persiapan untuk membayar utang secara parsial dan pembiayaan kembali atas sisa utang atas pinjaman bank yang jatuh tempo akhir 2017.

"Hal ini diharapkan membuka peluang untuk mendapatkan return on capital yang lebih baik kedepannya," ujarnya.

Seperti diketahui pada 17 September 2014, MNCN telah menandatangani perjanjian sindikasi senilai US$250 juta dengan Deutsche Bank cabang Singapura dan Standard Chartered Bank sebagai bookrunners. Sebanyak 21 bank terlibat dalam sindikasi tersebut dan BRI sebagai agen penjamin dalam negeri. (end)

YP Community Channel:
Indo Premier on Tiga Pilar Sejahtera (#AISA) 11/15/2016
Results Note – Continuing strong earnings growth
- Net profit AISA pada 3Q16 meningkat 51.4% yoy untuk mencapai Rp345,1 miliar (vs. 3Q15: Rp254,8 miliar). Revenue tumbuh 4.7% yoy pada 3Q16 didukung oleh divisi pengolahan makanan yang tumbuh 41.2% yoy pada 3Q16, yang sebagian besar didorong oleh kontribusi dari peluncuran produk baru yaitu Bihunku
- Keseluruhan gross margin AISA menjadi 26.7% pada 3Q16 dari 22.7% pada 3Q15. Operating margin meningkat 3.6% yoy untuk menjadi 16.9% pada 3Q16
- Valuasi: BUY dengan TP Rp2,200

-------------------------------

BCA Sekuritas on Astra International (#ASII) 11/16/2016
More powerful auto
- Divisi 4W Astra mencatatkan kinerja yang baik berkat suksesnya peluncuran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra pada Agustus 2016. Mobil LCGC berkapasitas 7 penumpang ini dipatok pada harga Rp115 juta-150 juta , yang telah terjual sekitar 14ribu unit per bulan, lebih tinggi dari ekspektasi awal sejumlah 12ribu per bulan. Hasilnya, Astra berhasil meningkatkan market share menjadi 53.9% pada 9M16 dari 50.4% pada 2015
- BCA Sekuritas mengekspektasikan divisi lain akan menunjukkan peningkatan, dengan jasa keuangan kembali mencatatkan pendanaan yang lebih tinggi dilatarbelakangi oleh penjualan otomotif yang lebih baik di tengah suku bunga yang lebih rendah, sementara divisi agribusiness dan HE serta mining akan mendapat keuntungan dari penguatan harga komoditas
- Valuasi: HOLD dengan TP Rp8,300

-------------------

Sinarmas Sekuritas on Astra Agro Lestari (#AALI) 11/16/2016
9M16 earnings review
- Revenue tercatat sejumlah Rp3,24 triliun, naik 4% YoY, yang diyakini karena volume penjualan yang lebih rendah diimbangi dengan ASP yang lebih tinggi. Net income mencapai Rp353 miliar dibanding rugi Rp299 miliar pada 3Q15. Kenaikan yang signifikan tersebut terutama dilatarbelakangi oleh stabilnya Rupiah YTD, yang diartikan menjadi forex gain sejumlah Rp32.3 miliar dibanding forex losses tahun lalu sejumlah Rp597 miliar
- Produksi tetap melemah dibanding tahun lalu, meskipun pemulihan terlihat pada 3Q16. Produksi FFB dan CPO AALI meningkat masing-masing 19.7% dan 12.8% QoQ, meskipun masih turun 18.7% dan 14.3% YoY per 9M16
- Valuasi: BUY dengan TP Rp17,800
-------------------
Telegram.me/ypcommunity

No comments:

Post a Comment