HPXInfo:
#IHSG
IHSG DITUTUP TURUN 22,90 POIN KE 5170,10 DI AKHIR SESI II
IQPlus, (18/11) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 22,90 poin ke level 5170,10 pada akhir sesi kedua perdagangan Jumat ini.
Sebanyak 106 saham mengalami kenaikan harga dan 176 saham mengalami penurunan harga sedangkan 120 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp
Saham BRAM naik Rp1.500 menjadi Rp9.000 dan saham NIKL naik Rp140 menjadi Rp710 sementara saham GGRM menguat Rp125 menjadi Rp63.100.
Saham PTBA turun Rp800 menjadi Rp11.125 dan saham ITMG melemah Rp625 menjadi Rp14.725 dan asham UNTR turun Rp600 menjadi Rp21.300.
Saham TRAM menjadi yang teraktif dengan 20.772 kali transaksi senilai Rp229 miliar diikuti saham BUMI sebanyak 11.482 kali senilai Rp227,40 miliar dan saham SRIL sebanyak 8.301 kali senilai Rp29,69 miliar. (end)
#IHSG
2016-11-18 (2nd Session)
Last : 5,193.02
Chg : -22.91 (-0.44%)
Volume : 10.03B
Value : 5,298.72B
Freq : 249,157
Foreign Net Sell : 128.19B
TOP GAINERS
BRAM 9,000 +1,500 (+20.00%)
NIKL 710 +140 (+24.56%)
GGRM 63,100 +125 (+0.20%)
INTP 14,900 +100 (+0.68%)
TBIG 5,675 +100 (+1.79%)
TOP LOSERS
PTBA 11,125 -800 (-6.71%)
ITMG 14,725 -625 (-4.07%)
UNTR 21,300 -600 (-2.74%)
AALI 15,200 -300 (-1.94%)
UNVR 40,250 -250 (-0.62%)
TOP ACTIVE
TRAM 189 +14 (+8.00%)
BUMI 242 -18 (-6.92%)
SRIL 254 +6 (+2.42%)
PBRX 444 -2 (-0.45%)
AGRO 520 -25 (-4.59%)
#MAPI
MAPI BAYAR BUNGA OBLIGASI Rp18,13 MILIAR
IQPlus, (18/11) - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) telah melaksanakan pembayaran bunga ke-11 Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun Tahun 2014 Seri A dan Seri B total sebesar Rp18.132.500.000.
Fetty Kwartati, Sekretaris Perusahaan Perseroan dalam keterangan Jumat menyebutkan dari total tersebut sebanyak Rp10.082.500.000 untuk bunga seri A dan Rp8.050.000.000 untuk bunga seri B.
Adapun obligasi berkelanjutan I MAPI seri A memiliki nominal Rp370.000.000.000 dengan bunga 10,9% per tahun dan seri B memiliki nominal Rp280.000.000.000 dengan bunga 11,5% per tahun. (End)
#BSIM
DI 2017, BANK SINARMAS SIAP AKTIFKAN 250 KANTOR LAYANAN UMKM
IQPlus, (18/11) - PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) pada tahun ini bakal menggenjot penyaluran kredit di sektor usaha mikro kecil dan Menengah (UMKM) melalui kredit usaha rakyat (KUR). Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BSIM, Freenyan Liwang, di Jakarta, Jumat.
Dari total jaringan yang dimiliki saat ini sebanyak 394 kantor, menurut Freenyan Liwang, sejumlah 186 kantor sudah bisa melayani KUR untuk UMKM. Untuk tahun ini, ditargetkan akan ada 200 kantor yang bisa melayani KUR.
"Sampai akhir tahun ini akan ada 200 titik yang bisa melayani KUR. Sementara tahun depan, kita targetkan akan ada sekitar 250 titik. Itu yang akan menjadi penyalur UMKM nya," tegasnya.
Dalam penyaluran KUR, Freenyan Liwang mengaku, pihaknya saat ini telah memberikan pembiayaan kepada TKI, Nelayan, Petani ubi jalar dan Peternak sapi. "Kita berharap tahun depan akan ada banyak TKI lagi, sehingga bisa masuk ke kantong kita. Dengan begitu, kita bisa bekerjasama dengan cepat ke penyalur TKI," pungkasnya.
Sebagai informasi, dari total jaringan 394 kantor yang dimiliki oleh perusahaan, itu ada sebanyak 100 kantor cabang, 130 kantor cabang pembantu, 151 kantor kas, 4 kantor fungsional, 6 unit pelayanan kas dan 3 mobil pelayanan kas yang strategis di 34 Provinsi dan 160 kota di Indonesia. (end/as)
#FORU
FORTUNE INDONESIA RAIH PENGHARGAAN KORPORASI SE-ASIA
IQPlus, (18/11) - PT Fortune Indonesia Tbk (Fortune Indonesia) mewakili Indonesia berhasil meraih penghargaan korporasi se-Asia dalam ajang Asia Corporate Excellence & Sustainability (ACES) Awards 2016 yang digelar pada Kamis, 17 November di Shangri-La Singapura.
.Fortune Indonesia dapat berhasil karena memiliki sistem dan prosedur yang baik di mana para pimpinan turut melaksanakan pengawasan dan pengendalian,. ujar Aris Boediharjo, Direktur Utama Fortune Indonesia, Jumat.
ACES Award merupakan ajang penghargaan yang memberi pengakuan atas layanan, pencapaian bisnis, serta kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan dunia. Ajang ini juga menjadi tempat bagi para perusahaan dan pemimpin perusahaan di kawasan Asia berbagi kisah sukses, saling belajar, membangun hubungan, dan berbagi ide.
ACES memfokuskan penilaian pada pertumbuhan bisnis dan ketahanan perusahaan. Fortune Indonesia berhasil meraih penghargaan ini berkat ketahanannya dalam melalui berbagai krisis ekonomi maupun politik termasuk krisis besar yang melanda Indonesia pada tahun 1998.
.Hanya ada beberapa perusahaan yang dianugerahi penghargaan ini. Masing-masing telah lulus uji kualifikasi dan memenuhi kriteria penting dalam menjalankan praktik berkelanjutan operasional perusahaan sehingga unggul dan sukses mencapai kinerja yang lebih besar,. pungkas Sanggari B, CEO Mors Group, penyelenggara ACES Award 2016. (end/ba)
#BSIM
BSIM SIAP LAYANI TKI SINGAPURA MELALUI KUR
IQPlus, (18/11) - PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) pada tahun depan bakal meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hal ini dilakukan perusahaan sesuai imbauan Bank Indonesia (BI) agar perbankan lebih meningkatkan porsi penyaluran KUR.
"Kita bakal menggenjot KUR yang berbasis produktif, salah satunya KUR TKI," kata Direktur Utama BSIM, Freenyan Liwang.
Ia mengaku, saat ini pihaknya telah melayani kredit untuk para TKI di Taiwan dan Hongkong. Adapun total KUR yang sudah di salurkan kedua negara tersebut mencapai Rp 12 miliar per Maret 2016.
"Potensi KUR TKI masih sangat besar. Saat ini kita sedang menjajaki penyaluran KUR TKI ke Singapura. Rencananya, pasar baru ke Singapura bakal kita buka pada tahun depan," ucapnya.
Berdasarkan data BI dan BNP2TKI, pada kuartal ke III 2016 jumlah tenaga kerja indonesia di Singapura 108.000 orang. Singapura juga diketahui merupakan salah satu negara yang diminati oleh para TKI, karena upahnya yang menarik, dan tingkat kekerasan terhadap pekerja juga sangat rendah. (end/as)
#BSIM
AGEN LAKU PANDAI BANK SINARMAS CAPAI 1.309 ORANG
IQPlus, (18/11) - PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) berperan aktif dalam program inklusial yang di gagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu diwujudkan perusahaan dengan semakin meningkatnya agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor) yang di miliki BSIM.
Hingga November 2016, jumlah agen Laku Pandai telah mencapai 1.309 orang. Padahal pada akhir September 2016, BSIM hanya memiliki agen Laku Pandai sejumlah 829 orang di 45 kota yang tersebar di Indonesia.
"Inklusi keuangan yang kami lakukan menjangkau pula para petani perkebunan di daerah - daerah terpencil di Kalimantan dan Sumatera. Para petani yang terbiasa menerima pembayaran gaji secara tunai, kini memiliki akses pada sistem keuangan," kata Direktur Utama BSIM, Freenyan Liwang, di Jakarta, Jumat.
Hingga akhir triwulan III 2016, BSIM sudah membuka rekening payroll bagi sekitar 8.000 petani. Dan perusahaan telah bersiap membuka rekening bagi 30.000 petani lagi.
Menurut Freenyan Liwang, pengetahuan mengenai sistem keuangan memang harus diberikan sejak dini. Oleh karena itu, BSIM menjangkau pula para pelajar berusia 3-7 tahun melalui Simpanan Pelajar (SIMPEL).
"Per September itu sudah mencapai 7,225 rekening. Sedangkan sampai November ini, tercatat 1.000 rekening SIMPEL siap untuk dibuka di berbagai daerah yang ada di Indonesia," pungkasnya.
Di bidang teknologi, BSIM menggandeng perusahaan - perusahaan berbasis fintech, baik untuk menyalurkan kredit maupun untuk memperluas sistem pembayaran digital. BSIM telah menjalin kerjasama antara lain dengan Modalku untuk penyaluran kredit UMKM berbasis aplikasi, dan Cashlez serta Dimo Pay untuk sistem pembayaran daring. (end/as)
#BSIM
BSIM JAGA RASIO NPL DI BAWAH 2% DI 2017
IQPlus, (18/11) - PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) berencana merestrukturisasi kredit di sektor properti dan juga pertambanganâ¬. Hal itu dilakukan karena adanya pembengkakan dalam rasio kredit bermasalahnya atau non performing loan (NPL). NPL gross perseroan tercatat meningkat menjadi 3,45% dari sebelumnya 2,27%.
âªDirektur Utama BSIM Freenyan Liwang percaya bahwa melalui restrukturisasi tersebut kualitas kredit akan semakin baik. "NPL kita meningkat dipicu oleh kredit di sektor pertambangan dan komoditas, karena harganya masih turun," tuturnya di Jakarta, Jumat.
âªIa menjelaskan kalau mayoritas debitur korporasi perseroan bukanlah pelaku usaha yang bergerak dalam usaha inti pertambangan, melainkan pelaku usaha yang bergerak di bisnis turunan pertambangan, seperti alat berat dan logistik.
Dengan strategi tersebut Freenyan optimistis dapat menekan NPL gross-nya dibawah 3% hingga akhir tahun ini. Bahkan ambisi perseroan di tahun mendatang dapat menurunkan NPL Gross nya di bawah 2%.â¬
"Di tahun depan, kita akan jaga NPL Gross akan dibawah 2%. Itu harapan kita," pungkasnya.
âªPada tahun 2015 lalu, Otoritas Jasa Keuangan merelaksasi ketentuan bagi perbankan untuk melaksanakan restrukturisasi kredit kendati masih dalam kualitas lancar. Hal tersebut disandarkan atas prospek usaha ke depan, sebelum terjadinya penurunan kualitas kredit.⬠(end/as)
No comments:
Post a Comment