Tuesday, November 22, 2016

News, 23-11-2016

HPXInfo:
#WOMF
WOM FINANCE TARGETKAN PEMBIAYAAN TUMBUH HINGGA 10% DI 2017

IQPlus, (22/11) - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menargetkan pembiayaan menargetkan pembiayaan tahun 2017 bakal meningkat sekitar 8-10% dibanding realisasi pembiayaan pada tahun ini yang diaksir akan sebesar Rp 5,5 triliun.

Sementara pembiayaan per Oktober 2016 itu sekitar Rp 4,5 triliun. Artinya, ada tambahan sebesar Rp 500 miliar dari posisi per September 2016 yang sebesar Rp 4 triliun.

Menurut Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja, salah satu pendorongnya berasal dari proyeksi bisnis otomotif yang membaik pada tahun depan.

"Kami sudah melihat tren positif penjualan sepeda motor pada kuartal ketiga tahun ini. Artinya, pasar sepeda motor pada tahun depan akan lebih baik. Jadi, kami optimis pembiayaan akan tumbuh sekitar 8-10% pada tahun depan" kata Zacharia, di Jakarta, Selasa.

Terkait pendanaan untuk mendukung pembiayaan pada tahun 2017, Zacharia menuturkan, akan berasal dari hasil kombinasi antara pinjaman perbankan dan penerbitan surat utang (obligasi). Adapun porsinya, masing - masing adalah 50% pinjaman perbankan dan 40% emisi obligasi.

"Kami sudah dapatkan pinjaman dari Bank Panin, Bank BCA dan Maybank. Tahun depan, kami sedang jajaki pinjaman dari Bank Mega," tegasnya. (end/as)

#WOMF
DI 2017, WOM FINANCE SIAP EMISI OBLIGASI HINGGA Rp1 TRILIUN

IQPlus, (22/11) - PT Wahana Ottomitra Tbk (WOMF) atau WOM Finance berencana melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atau Obligasi Berkelanjutan II WOF Finance tahap II pada awal tahun 2017. Aksi korporasi di pasar modal ini lanjutan dari PUB WOM Finance II dengan total senilai Rp 5 triliun.

"Tahun ini, kami sudah realisasikan PUB senilai Rp 800 miliar. Tahun depan, kami perkirakan WOM Finance siap melakukan PUB sekitar Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun," kata  Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja, dalam paparan publiknya, di Jakarta, Selasa.

Zacharia mengungkapkan bahwa dana yang di peroleh dari emisi obligasi ini akan dipergunakan sebagai modal kerja WOF Finance atau untuk mendukung pembiayaan pada tahun depan.

"Selain dari pinjaman perbankan, kami akan mencari dana untuk mendukung pembiayaan WOM Finance pada tahun depan melalui PUB," tegasnya.

Pasalnya, perseroan menargetkan pembiayaan tumbuh sekitar 8-10% dari target pembiayaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp 5,5 triliun. Artinya, pembiayaan tahun depan diperkirakan akan mencapai Rp 5,94 triliun hingga Rp 6,05 triliun. (end/as)

#GREN
OJK TELUSURI RENCANA RIGHTS ISSUE EVERGREEN INVESCO

IQPlus, (23/11) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menelusuri aksi korporasi penerbitan saham baru (rights issue) yang akan dilaksanakan oleh PT Evergreen Invesco Tbk (GREN). 

Seperti diketahui, dalam keterbukaan informasi BEI, Evergreen berencana melakukan rights issue sebanyak-banyaknya 93,88 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk pelunasan hutang.

Adapun Setiap pemegang saham baru berhak untuk membeli satu saham baru dari rencana rights issue. Sementara total dana yang akan diterima dari hasil rights issue tersebut sekitar Rp30 triliun.

Terkait hal tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida mengungkapkan bahwa pihaknya masih menelaah proses rights issue tersebut dengan memperhitungkan banyak hal, salah satunya yakni penggunaan dana.

"Kita pantau dari sisi penggunaan dana, terutama karena besaran dananya, nanti kita juga akan melihat dokumen apakah sudah sesuai dengan ketentuan berlaku. Sebab, jika lihat dari penggunaan dana, itu yang saya rasa media sudah muncul untuk membayar utang," kata dia, kemarin.

Lebih lanjut Nurhaida juga menuturkan, manajemen GREN telah mengirim .pernyataan pendaftaran rights issue pada dua minggu lalu. OJK pun bakal melakukan klarifikasi terhadap proses rights issue tersebut. .

"Dokumen sudah masuk dua mingguan, dan sudah ditanggapi OJK. Kita pertanyakan beberapa hal yang perlu diklarifikasi lebih jauh. Saat ini kita menunggu tanggapan dari emitennya langsung," ucap dia.

Nurhaida menambahkan, secara keseluruhan tidak ada pembatasan terhadap realisasi rights issue, asalkan dokumennya mendukung secara keseluruhan untuk pelaksanaan aksi korporasi tersebut (rights issue).

"Berapa maksimum rights issue tidak ada batasan, sebetulnya persetujuan datang dari pemegang sahamnya.," .tutup Nurhaida. (end/fu)

#MAYA
BANK MAYAPADA EKSPANSI KE MANADO

IQPlus, (23/11) -  Bank Mayapada melakukan ekspansi dengan membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Jalan S Parman Kelurahan Pinaesaan Kecamatan Wenang Manado guna mendorong penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

"Dengan pembukaan kantor baru tersebut diharapkan mampu menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 6 miliar," kata Kepala Cabang Bank Mayapada Manado, Steward Kho di Manado, Selasa.

Penambahan jaringan kantor, kata Steward, sebenarnya didasarkan pada pertumbuhan kinerja terutama pada penghimpunan dana pihak ketiga Bank Mayapada di Sulut pada 2014 ke 2015, peningkatan DPK empat kali lipat.

Steward menambahkan dengan pembukaan ini tentu menjadi sinyal baik sekaligus tantangan, terutama untuk mendekatkan pelayanan bagi nasabah dan masyarakat.

"Dengan demikian nasabah tak perlu jauh-jauh untuk datang, karena kami semakin mendekatkan diri," ungkapnya.

Sub Branch Manager KCP Bank Mayapada Manado, Alicia Angriany Tjara mengungkapkan menarget sekitar Rp6 miliar sampai dengan di akhir tahun.

Dengan perkiraan penambahan nasabah baru minimal 2 orang per hari.

"kami optimis kehadiran KCP Bank Mayapada yang terletak di daerah jantung pusat perdagangan Manado ini bisa menarik nasabah, untuk menabung dan bertransaksi bersama Bank Mayapada," ungkapnya. (end)

#TLKM
TELKOM PERLUAS BISNIS DATA CENTER DI SINGAPURA

IQPlus, (23/11) -   T Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya Telekomunikasi Indonesia International Pte. Ltd. Singapore (Telin Singapore) memperluas bisnis data center di Singapura dengan membangun Telin-3 yang berlokasi di Singapore Data Centre Park (DCP) di Jurong, Singapura.

Peresmian pengoperasian data center Telin-3 dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno yang disaksikan Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura Janil Puthucheary, di Singapura, Selasa.

Selain CEO Telkom Indonesia Alex J Sinaga, pada kesempatan itu juga hadir Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Gatot Trihargo.

Lalu, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Alosius Kiik Ro, Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno, Direktur Utama Telkomsel Ririek Ardiansyah, Direktur Utama Telkomsigma Judi Achmadi.

Rini dalam sambutannya mengatakan, peresmian Data Center Telin-3 menjadi sangat penting bagi Telkom Group untuk terus mengembangkan bisnis dengan mengeksplorasi bidang digital ekonomi.

"Penambahan kapasitas data center di Singapura menjadi bagian dari penanda bahwa saat ini sudah memasuki digitalisasi ekonomi," ujar Rini.

Menurutnya, data center menjadi salah satu infrastruktur bagi investor global untuk masuk ke Indonesia, demikian juga perusahaan Indonesia yang akan mengembangkan bisnis ke pasar internasional.

"Pengembangan data center di Singapura bisa menjadikan perusahaan telekomunikasi digital terdepan di regional," tegas Rini. (end)

#BBRI
BRI GENJOT AGEN BRI-LINK JANGKA MASYARAKAT PEDESAAN

IQPlus, (23/11) -   PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menggenjot agen BRI-Link agar mampu menjangkau hingga masyarakat di pedesaan dengan layanan perbankan.

"Bank BRI tengah gencar dalam mengoptimalkan peranan Agen BRI-Link agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dimana pun mereka berada secara adil dan merata," kata Pimpinan BRI Wilayah Manado Dewa Putu Oka Maharjana di Manado, Selasa.

Fungsi penjangkauan terhadap seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip dasar keuangan inklusif yang dirancang pemerintah dan diejawantahkan dalam bentuk layanan keuangan digital oleh Bank Indonesia maupun layanan Lakupandai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jenis transaksi yang dilayani oleh agen BRI-Link, BRI terbukti mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat dengan cepat, mudah, dan aman seperti transaksi transfer, pembelian pulsa telepon atau listrik, pembayaran tagihan, penyetoran maupun penarikan tunai dan masih banyak lagi.

Dia menjelaskan banyaknya jenis transaksi yang dapat dilayani oleh agen BRI-Link mampu menarik atensi pemerintah, khususnya dalam membantu pemerintah menyalurkan beberapa jenis bantuan dan pemberian subsidi produk tertentu diantaranya adalah penyaluran bantuan sosial dari kementerian terkait serta subsidi pupuk yang dilakukan di beberapa daerah. (end)

#SRTG
SARATOGA LEPAS SAHAMNYA DI ADARO ENERGY

IQPlus, (23/11) -   PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melepas sahamnya di PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebanyak 18.793.200 saham dalam beberapa tahapan transaksi.

Sandi Rahaju, Sekretaris Perusahaan Perseroan dalam keterangan Selasa menyebutkan, pelepasan dilakukan pada 4 hingga 11 November 2016 dimana harga pelepasan dimulai dari Rp1.630-1.730 per lembar saham.

Tujuan dari transaksi pengelolaan likuiditas perseroan. Manajemen SRTG mengantongi dana Rp41,2 miliar dalam transaksi itu. Sebelumnya, perseroan juga telah melego saham ADRO sebanyak 18,79 juta lembar dengan perolehan dana Rp31,63 miliar. Sehingga, total dana hasil penjualan saham ADRO mencapai Rp72,83 miliar. (end)

#BBRI
BUNGA OBLIGASI BRI DI KISARAN 7,25-8,90%

IQPlus, (23/11) -   PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ((BRI) memberikan bunga obligasi berkelanjutan II tahap I Tahun 2016 senilai Rp4.600.000.000.000 di kisaran 7,25% hingga 8,90%.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan bahwa obligasi berkelanjutan II Tahap I ini adalah bagian dari rencnaa penawaran obligasi berkelanjutan II senilai Rp20.000.000.000.000.

Adapun obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2016 memiliki lima seri yakni seri A dengan pokok Rp16.000.000.000 berbunga 7,25% per tahun dan jangka waktu 370 hari dan seri B pokok Rp964.000.000.000 dengan bunga 8,00% dan jangka 3 tahun.

Sementara seri C bernominal Rp193.000.000.000 berbunga 8,20% dan jangka waktu 5 tahun serti D bernominal Rp477.000.000.000 berbunga 8,65% dan jangka 7 tahun serta seri E bernominal Rp2.350.000.000.000 berbunga 8,90% berjangka waktu 10 tahun.

Masa penawaran dilakukan 23-28 November 2016 dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 2 Desember 2016.Pefindo memberikan peringkat idAAA untuk obligasi ini.

Penjamin emisi Bahana Securities, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Securities Indonesia dan Indo Premier Securities dengan wali amanat Bank BNI. (end)

#BATA
SEPATU BATA TEBAR DIVIDEN INTERIM Rp18,22 PER SAHAM

IQPlus, (23/11) - PT Perusahaan Sepatu Bata Tbk (BATA) akan membagikan dividen interim tahun buku 2016 kepada pemegang sahamnya sebesar Rp18,22 per lembar saham.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan berdasarkan keputusan hasil rapat Direksi pada 21 November 2016, jumlah dividen interim yang akan dibagikan berjumlah Rp23.686.000.000.000 yang diambil dari laba bersih perseroan per 30 September 2016 yang berjumlah Rp29.329.486.0000.

Adapun jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 28 dan 29 November 2016 dan di pasar tunai pada 1 dan 2 Desember 2016 dengan pembagian dividen dilakukan pada 19 Desember 2016. (end)

Daewoo's Market Info:
Daewoo Global Market

US

Saham-saham AS ditutup naik pada hari Selasa, menyentuh level tertinggi baru, karena investor mencerna data perumahan dan terus fokus pada agenda kebijakan Presiden terpilih Donald Trump.
Dow Jones Industrial Average naik sekitar 70 poin, penutupan di atas 19.000 untuk pertama kalinya, dengan Home Depot berkontribusi terbesar.

Federal Reserve telah mengindikasikan berkali-kali keinginannya untuk menormalkan kebijakan moneter. Menurut alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember lebih dari 90 persen.

Di berita ekonomi, penjualan rumah naik ke level tertinggi sejak Februari 2007. Tidak ada data utama lainnya pada hari Selasa, tapi di hari Rabu akan ada beberapa laporan yang dirilis, dan AS akan merayakan libur Thanksgiving pada hari Kamis.

Europe

Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan hari Senin, karena penguatan pada saham energi dan tambang berhasil mengimbangi penurunan pada bank Italia dan produsen U.K. Essentra PLC.

Saham-saham yang terkait dengan komoditas menguat seiring dengan naiknya future emas sebesar 0,2% menjadi $ 1,211.40 per ounce dan minyak dunia naik 3,9% ke $48,69 per barel. Sebaliknya, Essentra PLC turun 20% setelah produsen plastik dan komponen kemasan tersebut khawatir terhadap laba dan pendapatan tahun ini.

Perdana Menteri Theresa May memimpin rapat kabinet pada Selasa. Di AS, Presiden terpilih Donald Trump menyampaikan pada hari Senin rencananya untuk hari pertama di kantor, termasuk menarik diri dari perjanjian perdagangan utama dengan negara-negara Pasifik dan menyelidiki pelanggaran program visa kerja

Gas alam sentuh level tertinggi bulan ini http://m.kontan.co.id/news/gas-alam-sentuh-level-tertinggi-bulan-ini

No comments:

Post a Comment