#BDMN
DANAMON-SHELL KERJASAMA SEDIAKAN LAYANAN PEMBIAYAAN DISTRIBUTOR PELUMAS
IQPlus, (23/11) - PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (BDMN) melalui lini bisnisnya Transaction Banking hari ini mengumumkan kerjasama layanan Financial Supply Chain (FSC) dengan PT Shell Indonesia (.SHELL.), salah satu perusahaan minyak dan gas terkemuka. Penandatanganan kerjasama ini menandai kemitraan strategis antara Danamon dengan divisi pelumas SHELL (Shell Lubricants), yang merupakan salah satu pemimpin pasar untuk kendaraan otomotif dan mesin-mesin industri. Layanan FSC Danamon akan menyediakan pembiayaan kepada sebagian distributor pelumas SHELL dengan total pinjaman senilai ratusan miliar rupiah. Danamon akan membantu SHELL dalam mengelola kepastian pembayaran dari distributor secara aman, menjamin perputaran dana yang optimal dan penyediaan teknologi informasi yang penting guna mendukung kelancaran bisnis.
Kami sangat menghargai kepercayaan SHELL yang memilih Danamon untuk mengelola Financial Supply Chain perusahaan. Momentum ini menegaskan komitmen Danamon untuk menyediakan produk perbankan yang menjawab kebutuhan nasabah dalam mengembangkan usahanya, khususnya dalam hal pendistribusian produk. Layanan ini membuktikan kesiapan Danamon dalam melayani perusahaan multinasional serta mendukung kemajuan segmen Perbankan UKM dan Komersial di Indonesia, dimana sebagian besar distributor SHELL ada di segmen ini. Danamon melalui FSC juga mendukung pembiayaan untuk mendorong perekonomian dalam negeri seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah Indonesia,. ujar Transaction Banking Head Danamon, Yen Yen Setiawan.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Lubricants PT Shell Indonesia, Dian Andyasuri mengatakan, .Kerjasama Shell dengan Danamon merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung para mitra bisnis kami yaitu para distributor. Fasilitas pinjaman dengan fleksibilitas yang ditawarkan Danamon diharapkan dapat membantu distributor dalam mengelola keuangan dan kegiatan operasional mereka dengan lebih baik. Kemitraan dengan Danamon memperkuat langkah kami untuk terus maju dan berkembang bersama distributor kami..
Melalui layanan FSC Danamon, SHELL memperoleh keuntungan diantaranya risiko piutang ditanggung oleh bank, mengurangi collection pembayaran secara langsung, serta mengelola invoice dan limit distributor secara real time melalui sistem FSC. Sedangkan bagi distributor, keuntungan yang didapat adalah mendapatkan fasilitas pinjaman dengan persyaratan jaminan yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman konvensional serta metode pembayaran kembali yang lebih fleksibel. (end)
#PGAS
PGN BANGUN PIPA 195 KM PADA 2016
IQPlus, (23/11) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas jaringan gas bumi di berbagai daerah dengan membangun pipa sepanjang 195 km pada 2016.
"PGN terus membuktikan komitmennya dalam memperluas pemanfaatan gas bumi nasional dengan membangun infrastruktur gas bumi di berbagai daerah," kata Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PGN Irwan Andri Atmanto dalam rilis di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, PGN memperluas jaringan distribusi gas bumi antara lain di Batam, Kepulauan Riau sepanjang 27 km, Muara Karang-Muara Bekasi 42 km, Jawa Barat 43 km, Sidoarjo 32 km, Surabaya 23 km, dan Pasuruan 2 km.
"Infrastruktur tersebut tahun ini sebagian telah beroperasi, sisanya akan selesai antara akhir tahun ini atau 2017," katanya.
Irwan menambahkan, sebagai BUMN gas yang merupakan salah satu agen pembangunan nasional, PGN semakin agresif mengembangkan infrastruktur gas nasional seperti di Semarang, Dumai, Pekanbaru, WNTS Pemping, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
"PGN akan terus membangun infrastruktur gas bumi ini agar semakin banyak masyarakat, ibu-ibu, pelaku usaha UMKM, komersial, industri dan sektor kelistrikan bisa memanfaatkan dan menikmati energi baik gas bumi yang efisien, aman dan ramah lingkungan," tambahnya.
Sampai saat ini, PGN memasok gas bumi ke 119.960 pelanggan rumah tangga, 1.929 usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik. (end)
HPX Community, [23.11.16 14:03]
#BBNI
MERIAHKAN PP PROPERTY FAIR, BNI BERIKAN BUNGA 6% DI TAHUN PERTAMA
IQPlus, (23/11) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan suku bunga yang sangat ringan bagi masyarakat yang sedang mencari produk-produk properti yang dibangun oleh PP Properti, yaitu 6% selama 1 tahun pertama. Penawaran yang sangat langka ini hanya dapat diperoleh pengunjung PP Properti Fair yang berlangsung di Jakarta, pada 23 hingga 27 November 2016.
Demikian diungkapkan oleh Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati di Jakarta, Rabu saat menghadiri acara pembukaan PP Properti Fair.
Bunga super ringan tersebut diberikan pada saat suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR BNI) yang berada di level 8,25% fixed 5 tahun. Untuk itu terdapat beberapa syarat yang perlu dipenuhi bagi pengunjung PP Properti Fair agar mendapatkan keringanan bunga tersebut, antara lain memilih salah satu produk properti pada 7 proyek yang sedang dikembangkan oleh PP Properti dan dipamerkan pada Pameran tersebut.
.BNI dan PP Properti melakukan kerja sama pada 9 proyek, dimana kami memberlakukan program dengan bunga rendah 6% serta dilengkapi dengan evaluasi dokumen awal yang disimplifikasi melalui instant approval,. ujar Adi Sulistyowati.
Pada hari pertama PP Properti Fair tersebut, BNI dan PP Properti menandatangani perjanjian kerja sama pemasaran 6 proyek properti yang dibangun di Jakarta, Surabaya, dan Semarang.
Kerja sama proyek properti yang berada di Jakarta adalah Proyek Apartemen Ayoma (Bumi Serpong Damai) dan Apartemen Gunung Putri. Adapun proyek di Semarang adalah Proyek Apartemen Amarta View, sedangkan di Surabaya adalah Proyek Pavilion Permata, Apartemen Grand Dharma Husada Lagoon, dan Proyek Apartemen Grand Sungkono Lagoon.
.Sebelumnya, kami sudah menandatangani perjanjian kerja sama untuk Proyek Paladian Park, Patria Park, dan Proyek Grand Kamala Lagoon di Bekasi,. ungkap Adi Sulistyowati. (end/ba)
HPX Community, [23.11.16 14:21]
#WOMF
WOM FINANCE AKAN GENJOT PEMBIAYAAN MULTIGUNA PADA 2017
IQPlus, (23/11) - PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk (WOM Finance/WOMF) bakal menggenjot kontribusi pembiayaan multiguna menjadi 35% dari total pembiayaan perseroan yang ditargetkan sebesar Rp 5,94 triliun hingga Rp 6,05 triliun hingga akhir tahun 2017.
Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja, mengaku, pembiayaan multiguna terus meningkat dari tahun ke tahun. Sampai dengan September 2016 saja, pembiayaan multiguna perseroan telah mencapai Rp 933 miliar dengan kontribusi 20% dari total pembiayaan perseroan.
"Kami melihat tren positif di tahun depan. Kami akan tingkatkan dan berharap kontribusinya meningkat dari tahun depan atau menjadi sebesar 35% dari total pembiayaan kami tahun depan yang di prediksi mencapai Rp 5,94 triliun hingga Rp 6,05 triliun," tegasnya.
Peningkatan kontribusi multiguna, menurut Zacharia akan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan membaik dengan berbagai momentum seperti tax amnesty, dan kebijakan-kebijakan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di harapkan momentum itu akan dapat meningkatkan penjualan kendaraan bermotor dan pada akhirnya meningkatkan pembiayaan kendaraan bermotor.
Perseroan di tahun ini sudah me-launching berbagai pembiayaan multiguna. Sehingga aksi tersebut diyakini dapat mendukung target pembiayaan multiguna pada tahun depan.
"Tentunya yang perlu diingat adalah kenaikan pembiayaan multiguna itu bukan lalu menurunkan kredit motor baru. Kita bermain dengan service kualiti," pungkasnya. (end/as)
HPX Community, [23.11.16 15:03]
#BBRI
BRI MENGEMBANGKAN EKONOMI MIKRO PEDESAAN
IQPlus, (23/11) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bersama Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi kembali bersinergi dalam mengembangkan ekonomi mikro berbasis pedesaan. Ketiga pihak ini melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pengelolaan Administrasi dan Manajemen Dana Desa serta Pengembangan BUMDes.
Kerjasama ini merupakan bentuk dukungan BRI untuk terus menyokong pembangunan dan pengembangan perekonomian pedesaaan sesuai dengan kearifan lokal masayarakat desa. Salah satu buktinya, adalah kehadiran unit-unit kerja BRI yang menjangkau pelosok-pelosok Nusantara,. kata Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga Amijarso. Sebagai bank dengan nasabah kredit mikro terbesar di Indonesia, yakni 8,6 juta peminjam pada segmen mikro per akhir September 2016, BRI sangat fokus dan terus memberikan inovasi terbaru untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat mikro khususnya masyarakat pedesaan.
Melalui kerjasama ini BRI menyediakan berbagai fasilitas dan layanan seperti penyediaan dashboard atau sistem yang secara interface tergabung dalam sistem perbankan. Dashboard yang disiapkan berfungsi untuk mendukung efektifitas monitoring, administrasi dan pelaporan Rekening Kas Desa dan rekening operasional BUMDesa dan/atau BUMDesa Bersama.
Sebagaimana diungkapkan oleh Hari, ke depan BRI akan menyediakan layanan perbankan satu pintu (one stop services) untuk mendukung tata kelola administrasi dan manajemen rekening kas desa dan unit usaha BUMDes.
Hingga laporan kinerja keuangan Triwulan 3 Tahun 2016, Bank BRI telah memilki 10.639 unit kerja operasional yang tersebar di seluruh nusantara. Jumlah unit kerja yang besar dan tersebar ini tentunya dapat mendorong secara penuh pengimplementasian pembangunan, pengembangan, dan penguatan ekonomi mikro di pedesaan. (end/iss)
HPX Community, [23.11.16 15:21]
#BMRI
PERKUAT BISNIS SYARIAH, MANDIRI SUNTIK MODAL BSM Rp500 MILIAR
IQPlus, (23/11) - Bank Mandiri menyuntik dana sebesar Rp 500 miliar kepada perusahaan anak, Bank Syariah Mandiri (BSM) guna memperkuat permodalan perusahaan anak. Pasca-penambahan modal, rasio kecukupan modal Bank Syariah Mandiri akan berada pada kisaran 14,5%.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, suntikan dana tersebut dilakukan untuk menjaga agar permodalan BSM tetap berada pada posisi yang aman untuk mendukung ekspansi perusahaan yang diharapkan bisa membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 9-10% pada tahun ini dan tahun depan.
"Langkah ini untuk memperkuat bisnis kami di perbankan syariah. Selain itu, penambahan modal juga dapat meningkatkan valuasi BSM sehingga tetap memimpin pasar perbankan syariah," kata Rohan di Plaza Mandiri Jakarta, Rabu.
Penambahan modal kepada BSM itu, lanjut Rohan, merupakan salah satu rencana strategis perseroan yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank 2016.
"Suntikan modal ini pun tidak berpengaruh terhadap kecukupan modal Bank Mandiri yang terjaga baik di kisaran 20%," jelasnya.
Dengan penambahan modal sebesar Rp 500 miliar, modal disetor BSM menjadi Rp 2,49 triliun dan memperkuat posisi BSM sebagai Bank Syariah pertama yang berada dalam kategori Buku III.
Sementara itu, Direktur Utama BSM Agus Sudiarto mengungkapkan, penambahan modal akan memperkuat kinerja BSM dalam mencapai target bisnis yang telah ditetapkan. Dia mengungkap, kinerja BSM dari sisi volume, kualitas dan profitabilitas saat ini makin baik. Lebih lanjut, dia mengatakan, BSM pada 2016 dan 2017 mematok pertumbuhan konservatif mempertimbangkan makroekonomi dan menjaga kualitas.
Hingga September 2016, BSM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 53,2 triliun tumbuh 5,2% dari periode yang sama tahun lalu dengan total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 66,0 triliun, meningkat 10% dari September 2015. Laba bersih per September 2016 Rp 246 miliar atau naik 65,5%. (detikfinance)
HPX Community, [23.11.16 16:16]
#IHSG
IHSG DITUTUP NAIK TIPIS 7,32 POIN KE LEVEL 5211,99
IQPlus, (23/11) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tips 7,32 poin menjadi 5211,99 pada akhir sesi kedua pada perdagangan Rabu ini.
Sebanyak 135 saham alami kenaikan harga dan 177 saham alami penurunan harga dan 110 saham tak mengalani perubahan harga dengan nilai transaksi Rp
Saham LPPF naik Rp1.250 menjadi Rp14.575 dan saham UNVR naik Rp650 menjadi Rp40.450 dan saham ITMG naik Rp625 menjadi Rp16.200.
Saham BYAN turun Rp300 menjadi Rp6.100 sedangkan saham DLTA turun Rp200 menjadi Rp4.950 dan saham KAEF turun Rp190 menjadi Rp2.700.
Saham BIPI menjadi yang teraktif dengan 13.038 kali transaksi senilai Rp83,47 miliar dan saham ANTM sebanyak 11.696 senilai Rp516,61 miliar dan saham AKKU sebanyak 11.371 kali senilai Rp35,58 miliar. (end)
No comments:
Post a Comment