Friday, November 4, 2016
News, 4-11-2016
[WIKA] Update
Price Rp2.180
Ratio 80.000 existing have the right acquire 36.697 preemptive rights.
Cum rights: 10 November 2016
Ex rights: 11 November 2016
Recording date : 16 November 2016
Preemptive right trading periode: 17-23 November 2016
Payment and exercise periode: 17-23 November 2016
Summary Kim Eng
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 33.16 poin (+0.62%) di level 5,362.66 dengan range pergerakan 5303-5362. Tercatat 189 saham naik, 110 turun dan 105 tidak berubah. Total volume perdagangan sebesar 7,776.64 juta lembar saham, dengan total transaksi mencapai Rp6.06 triliun. Secara total, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp912.71 miliar.
Seluruh sektor di tutup menguat. Sektor dengan penurunan terdalam yakni sektor mining (+2.34%), disusul sektor basic-ind (+1.47%) dan sektor consumer (+0.80%).
Saham yang masuk dalam jajaran top gainer hari ini yakni saham Gudang Garam (GGRM, Rp67,050) +2050, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA, Rp12,475) +675, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG, Rp15,400) +600. Sedangkan saham dalam jajaran, top loser yakni saham Suprame Cable Manufacturing & Commerce (SCCO, Rp6,300) -250, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD, Rp6,200) -200, dan Unilever Indonesia (UNVR, Rp43,975) -200.
Top 5 Stocks by Value:
1. TLKM (390.88 miliar)
2. ASII (371.65 miliar)
3. INDY (324.83 miliar)
4. BUMI (317.94 miliar)
5. LPPF (215.58 miliar)
Top 5 Stocks by Volume:
1. BUMI (13.07 juta)
2. MYRX (12.41 juta)
3. INDY (3.46 juta)
4. BRMS (3.25 juta)
5. SRIL (3.20 juta)
Top 5 Stocks by Foreign Net Buy by Value:
1. TPIA (4.41 miliar)
2. ITMG (3.63 miliar)
3. DOID (3.48 miliar)
4. LINK (2.83 miliar)
5. BJTM (1.74 miliar)
Top 5 Stocks by Foreign Net Sell by Value:
1. ASII (-223.24 miliar)
2. TLKM (-117.64 miliar)
3. BBCA (-83.28 miliar)
4. GGRM (-75.14 miliar)
5. UNVR (-54.27 miliar)
Support dan Resistance IHSG untuk Senin, 7 November 2016 adalah 5,322 (S1) – 5,283 (S2) dan 5,381 (R1) – 5,401 (R2).
Daewoo Global Market
US
Saham-saham AS ditutup melemah pada hari Kamis, menandai koreksi beruntun S&P 500 yang terpanjang sejak krisis keuangan, seiring dengan merosotnya saham Facebook dan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian pemilu.
Saham Facebook ditutup turun 5,7% setelah raksasa media sosial tersebut memperingatkan Rabu malam bahwa tingkat pertumbuhan untuk pendapatan iklan yang akan turun signifikan.
Berita ekonomi:
*Jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran pada akhir Oktober naik 7.000 ke 265.000, namun tingkat PHK di AS masih sangat rendah.
*Pesana pabrik naik 0,3% pada bulan September
*Indeks jasa ISM turun menjadi 54,8% pada Oktober dari 57,1%, di bawah perkiraan 56%.
Europe
Bursa saham Eropa ditutup mixed pada hari Kamis di tengah kekhawatiran investor terhadap Brexit dan pem
ilu AS sambil tetap fokus pada laporan keuangan perusahaan.
Bank of England mempertahankan suku bunga pada hari Kamis dan menyatakan prediksinya untuk pertumbuhan 2016 yaitu sebesar 2,2% dan 1,4% di 2017.
Di sisi laporan keuangan, bank Perancis, Societe Generale, mengatakan pendapatan perusahaan naik 4% selama kuartal ketiga, didorong oleh fixed income. Bank tersebut termasuk dalam saham dengan kinerja terbaik selama awal perdagangan dan terus menguat hingga akhir perdagangan Eropa dengan naik 5,5%.
Labels:
News Feed
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment