Friday, November 4, 2016

Rumor 4-11-2016

Earnings Flash

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Here comes the first light


Pada 3Q16 GIAA menorehkan peningkatan kinerja yang cukup bagus dengan pertumbuhan top line menjadi US$1.1 bn/+21.3% QoQ/+9.5% YoY dan bottom line US$19.6 mn/-130.3% QoQ/-12.5% YoY. Namun laba bersih yang tercatat pada kuartal ini serasa antiklimaks karena dihadang oleh strategi efisiensi perseroan yang belum maksimal. Kami mengharapkan peningkatan bottom line yang lebih signifkan pada akhir tahun seiring dengan program revitalisasi melalui penggantian pesawat yang lebih efisien dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Kami menetapkan BUY untuk GIAA dengan downgrade TP menjadi Rp480 per saham.

Flight services as revenue driver. GIAA mencatatkan peningkatan kinerja yang cukup menarik pada 3Q16 ini, baik secara kuartalan maupun tahunan. Top line meningkat menjadi US$1.1 bn/+21.3% QoQ /+9.5% YoY. Peningkatan ini terjadi pada seluruh layanan GIAA, seperti penerbangan berjadwal (+10.6% YoY), non-jadwal (+5.8% YoY), dan juga anak perusahaannya (4.9% YoY). Peningkatan pendapatan secara umum bersifat demand-pull melalui acara GATF yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Selain itu, datangnya musim Haji pada Q316 juga menjadi salah satu katalis peningkatan tersebut. Citilink yang berkontribusi sebesar 13.1% terhadap total pendapatan GIAA juga menorehkan kinerja yang cukup ’ciamik’ dengan pendapatan senilai US$155.7 mn/+20.1% YoY.

Fuel cost holding back profit growth. Peningkatan rasio fuel cost per ASM menjadi 1.6x/+8.3% QoQ menahan laju bottom line GIAA. Namun langkah efisiensi yang dijalankan boleh dianggap cukup berhasil. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perbaikan pada rasio operating profit per ASM ex-fuel menjadi sebesar 1.2x/+640% QoQ. Sementara rasio operating profit per ASM juga turut menunjukkan perbaikan menjadi –0.4x dari –1.3x atau kerugian berkurang sebesar –66% QoQ.

Fleet modernization to increase operational efficiency. GIAA telah mengoperasikan pesawat dengan jumlah total 194 fleet pada 9M16. Sampai dengan akhir tahun 2016, GIAA masih akan menambah jumlah pesawat sebanyak 3 fleet. Revitalisasi pesawat merupakan bagian dari strategi cost leadership yang dijalankan perusahaan. Rerata umur pesawat terus menunjukkan penurunan, sampai dengan akhir tahun rerata tersebut diproyeksikan sekitar 4.6 tahun. Revitalisasi tersebut diharapkan dapat menekan penggunaan bahan bakar dan meningkatkan jarak tempuh pesawat.

No comments:

Post a Comment