HPXInfo:
#BBRI
BRISYARIAH-MASTERCARD DORONG INDUSTRI KEUANGAN SYARIAH INDONESIA
IPQlus, (28/11) - BRISyariah dan perusahaan finansial multinasional Mastercard melakukan kerja sama strategis dalam rangka mendukung pengembangan produk industri keuangan syariah yang inovatif di Indonesia.
"Bekerja sama dengan Mastercard merupakan salah satu upaya untuk terus mewujudkan komitmen kami untuk memberikan pengalaman pembayaran yang lebih mudah dan nyaman bagi para nasabah," kata Direktur Utama BRISyariah Moch Hadi Santoso dalam siaran pers di Jakarta, Jumat.
Melalui pengukuhan kemitraan yang dilakukan bertepatan dengan Milad BRISyariah yang ke-8 tersebut, BRISyariah dan Mastercard menyepakati beberapa bentuk kerja sama yang akan dilakukan, antara lain mencakup peluncuran kartu debit Mastercard BRISyariah.
Moch Hadi memaparkan, dengan jaringan Mastercard yang luas, para pemegang kartu BRISyariah berlogo Mastercard dapat menggunakan kartu pembayaran tersebut di hampir semua tempat di seluruh dunia.
Khusus bagi para jamaah haji dan umrah, lanjutnya, mereka tidak perlu lagi membawa uang tunai yang mudah tercecer ataupun hilang saat melakukan ibadah.
Kartu itu, ujar dia, juga dapat memfasilitasi para nasabah untuk melakukan transaksi pembayaran secara elektronik di tempat transaksi berlogo Mastercard maupun melakukan penarikan uang tunai di ATM tertentu selama berada di tanah suci.
"Dengan demikian mereka dapat beribadah dengan lebih tenang tanpa perlu khawatir terhadap resiko kehilangan uang tunai," katanya. (end)
#GIAA
GARUDA SIAPKAN 13.054 KURSI TAMBAHAN NATAL-TAHUN BARU
IPQlus, (28/11) - Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan sedikitnya 13.054 kursi tambahan untuk penerbangan domestik dan juga internasional mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama libur Natal 2016 dan Tahun Baru, mulai 12 Desember 2016 hingga 23 Januari 2017.
Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S Butarbutar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 8.350 kursi tambahan yang terbagi dalam 59 penerbangan ekstra di rute-rute penerbangan domestik, serta 654 kursi tambahan dalam empat penerbangan yang menggunakan pesawat berbadan lebar (dari sebelumnya menggunakan pesawat Boeing 737-800 NG) untuk rute-rute internasional yang dilayani Garuda Indonesia.
"Dengan penambahan kursi dari penerbangan ekstra dan pengoperasian pesawat berbadan lebar 'wide body' tersebut, maka jumlah ketersediaan kursi (seat availability) pesawat Garuda Indonesia selama periode 12 Desember 2016 hingga 23 Januari 2017 mengalami peningkatan," katanya.
Dia menyebutkan 59 penerbangan ekstra tersebut akan dilaksanakan pada rute-rute penerbangan domestik yang ramai, di antaranya Jakarta - Denpasar pp, Jakarta - Medan pp, Manado - Sorong - Jayapura pp, Menado - Sorong - Timika pp, Biak - Nabire pp, Nabire - Jayapura pp dan Nabire - Timika pp yang akan dilayani pesawat Airbus jenis A330 berkapasitas 360 penumpang, Bombardier jenis CRJ 1000 NextGen berkapasitas 96 penumpang dan ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.
Selain melaksanakan penerbangan ekstra, Benny menambahkan, Garuda Indonesia juga akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar, di antaranya Boeing 777-300ER berkapasitas 306 penumpang, Airbus jenis A330 berkapasitas 360 penumpang dan A332 berkapasitas 222 penumpang pada rute-rute penerbangan tertentu, di antaranya pada rute Jakarta - Denpasar pp, Jakarta - Medan pp dan Jakarta - Singapura pp.
"Jumlah ketersediaan kursi untuk menghadapi musim libur hari raya Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 ini mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015 lalu," katanya. (end)
#LPCK
LIPPO BERHASIL PASARKAN 87 PERSEN UNIT NEWPORT PARK
IPQlus, (28/11) - Lippo Group melalui anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk berhasil memasarkan 87 persen unit Newport Park, menara apartemen ke-6 yang dibangun di Orange County Cikarang, Jawa Barat.
"Nilai penjualannya mencapai lebih dari Rp390 miliar dari 87 persen unit terjual di Newport Park," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Toto Bartholomeus di Jakarta, Minggu.
Toto menjelaskan, saat grand preview dilaksanakan pada Sabtu, 26 November 2016 di MaxxBoxx Orange County, Lippo Cikarang, calon pembeli terlihat sangat antusias mendapatkan unit dari apartemen yang dirancang memiliki fitur pintar seperti akses masuk menggunakan sistem pemindai retina, serta mengunci pintu dan penerangan dapat diatur secara otomatis.
"Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa kami sangat berkomitmen mempersembahkan produk berkualitas dengan standar internasional sehingga menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan hunian yang menghadirkan kenyamanan, keamanan, serta fasilitas dengan gaya hidup terkini," kata Toto.
"Animo pembeli yang tinggi juga merupakan wujud kepercayaan konsumen terhadap Newport Park yang merupakan menara apartemen hasil joint venture Lippo Group dan Mitsubishi Corporation melalui subsidiarinya PT Diamond Realty Investment Indonesia," ujar dia lagi.
Newport Park Apartment mengadopsi budaya Jepang seperti Ofuro Japanese Spa, Japanese Garden, inspirasi interior tatami room, serta Zen Balcony.
Apatemen ini menggunakan arsitek dan desain interior untuk ruang terbuka dikerjakan langsung oleh Mitsubishi Jisho Sekkei Inc. dan George Kunihiro . T Life yang mempunyai reputasi global di bidangnya. (end)
#HDFA
RADANA FINANCE DAPAT PINJAMAN DARI BANK PANIN
IPQlus, (28/11) - PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) kembali mendapatkan fasilitas pinjaman perbankan guna menjalankan usahanya didalam bidang pembiayaan.
Andoko, Sekretaris Perusahaan Perseroan dalam keterangan Senin menyebutkan bahwa Radana mendapatkan pinjaman dari PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) pada 25 November 2016 lalu.
Adapun Menurut Perjanjian Kredit dan Akta Jaminan Fidusia, fasilitas kredit yang diterima sampai dengan Rp100 miliar dengan jangka waktu maksimal 39 bulan sejak tanggal penarikan.
Akta Perjanjian kredit dengan jaminan dan Akta Jaminan Fidusia dibuat dihadapan Sri Rahayungsih SH, notaris di Jakarta masing-masing berturut-turutn berdasarkan akta nomor 45 dan 46. (end)
#BFIN
FITCH UPGRADES BFI FINANCE TO AA-
IPQlus, (28/11) - Fitch Ratings Indonesia has upgraded the National Long-Term Rating of PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) to 'AA-(idn)' from 'A (idn)' and its National Short-Term Rating to 'F1 (idn)' from 'F1(idn)'. The Outlook is Stable. At the same time, Fitch has assigned a 'AA-(idn)' rating to BFI's notes issued from its medium-term note programme III/2015. A full list of rating actions is at the end of this commentary. 'AA' National Ratings denote expectations of very low default risk relative to other issuers or obligations in the same country.
The default risk inherently differs slightly from that of the country's highest rated issuers or obligations. 'F1' Short-Term National Ratings indicate the strongest capacity for timely payment of financial commitments relative to other issuers or obligations in the same country. On Fitch's National Rating scale, this rating is assigned to the lowest default risk relative to others in the same country.
Where the liquidity profile is particularly strong, a " " is added to the assigned rating. KEY RATING DRIVERS The upgrade of BFI's National Ratings reflects its sustained sound financial performance and balance sheet despite the macroeconomic challenges in Indonesia, as reflected in the improvement in its profitability and capitalisation ratios. The ratings also reflect the company's strong standalone profile as one of the largest independent finance companies in Indonesia.
BFI has around 3% market share of the total financing industry's assets at end-September 2016. Its core business is used-car and motorcycle refinancing (through direct channels) which accounts for around half of its financing portfolio. The remainder primarily consists of car financing through dealers and the leasing business, where asset quality has weakened significantly in current economic slowdown.
The management aims to strengthen its profitability and asset quality by shifting to re-focus on its core refinancing business and reduce exposure to new car and heavy equipment financing. BFI reported healthy profitability at end-September 2016 that was well above the industry average. Return on equity (ROE) was 18.0% and return on assets (ROA) was 6.3% (2015: 17.1% and 6.3%), and compared favourably to the industry averages of 11.5% and 3.7%, respectively. (end)
#ADHI
ADHI AKAN MASUK PROYEK PENJERNIHAN AIR
IPQlus, (28/11) - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) akan melakukan ekspansi proyek penjernihan air bersih tahun depan. Perseroan sedang menari mitra untuk proyek yang membutuhkan ekuitas awal sebesar Rp4 triliun.
Direktur utama Perseroan Budi Harto mengatakan, perseroan tertarik masuk ke bisnis penjernihan air karena tidak banyak perusahaan yang masuk ke dalam industri tersebut.
Nantinya, bakal terdapat beberapa lokasi penjernihan air, diantaranya wilayah DKI Jakarta dan Tangerang Selatan.
Untuk tahap awal, perseroan bakal menyiapkan dana Rp2 triliun untuk belanja modal tahun depan. Perseroan akan mengalokasikan sebagian besar dana capex untuk proyek pengembangan penjernihan air. (end)
#SCMA
SURYA CITRA MEDIA BAGIKAN DIVIDEN INTERIM Rp55 PER SAHAM
IPQlus, (28/11) - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) akan membagikan dividen interim tunai tahun buku 2016 kepada pemegang sahamnya sebesar Rp55 per lembar saham.
Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa pembagian dividen interim ini akan dilakukan pada 22 Desember 2016 dengan cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 2 dan 5 Desember 2016 dan di pasar tunai 7 dan 8 Desember 2016 dengan DPS hingga 7 Desember 2016.
Adapun pembagian dividen interim ini berdasarkan hasil keputusan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan pada beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui Hingga September 2016, perseroan meraih pendapatan neto menjadi Rp3,41 triliun hingga September 2016 dan laba bersih Rp1,15 triliun. (end)
No comments:
Post a Comment