Monday, November 28, 2016

News pagi, 29-11-2016

Daewoo's Market Info:
Daewoo Global Market

US

Saham-saham AS turun di Senin seiring dengan melemahnya keuangan, sementara rally besar pasca-pemilu mereda, dan investor terus mengawasi kenaikan harga minyak menjelang pertemuan penting OPEC.

Di berita ekonomi, survei manufaktur Fed Dallas naik menjadi 8,8 pada November dari 6,7 pada bulan Oktober, dengan tidak ada data utama lainnya dijadwalkan untuk rilis. Akan ada beberapa data penting yang dijadwalkan minggu ini, yang akan berujung pada laporan pekerjaan yang rilis pada hari Jumat.

Investor berfokus pada data ekonomi AS seiring dengan Fed yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada meeting Desember. Menurut  alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga berada di atas 95 persen.

Europe

Bursa saham Eropa ditutup turun pada hari Senin di tengah ketidakpastian politik di Italia dan munculnya kembali harapan tentang pemangkasan produksi OPEC.

Italy in focus

Investor semakin khawatir atas referendum di Italia yang berpotensi menyebabkan jatuhnya pemerintah Italia dan meningkatkan kekhawatiran mungkin terhadap rekapitalisasi sistem perbankan.

Unicredit ditutup turun setelah Barclays menurunkan target harga untuk saham. Banco Popular berada di wilayah negatif setelah Credit Suisse menurunkan target harganya.

Kepala Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi diminta sebuah komite parlemen Uni Eropa pada hari Senin untuk meyakinkan investor yang khawatir terhadap tingkat utang publik Italia.

Sementara itu, harga minyak naik lebih dari 2 persen pada hari Senin. Menteri Energi Irak mengatakan negara itu akan bekerja sama dengan anggota OPEC untuk mencapai kesepakatan tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Anggota OPEC mengadakan pertemuan bilateral seiring dengan upaya untuk mencapai kesepakatan pada rapat umum pada hari Rabu mengenai potensi pemangkasan produksi.

HPXInfo:
#ADRO
ANAK USAHA ADRO DAPAT KOMITMEN PINJAMAN UNTUK PROYEK PLT

IQPlus, (29/11) - PT Tanjung Power Indonesia (TPI) yang merupakan perushaaan yang dibentuk oleh konsorsium PT Adar Power (AP), anak perusahaan yang dimiliki PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar 65% beserta PT EWP Indonesia, anak usaha Korea East West Power sebesar35% telah menandatangani Perjanjian Pembiayaan yang berkaitan dengna proyek dengan nilai investasi US$545 juta untuk membangun pembangkit listrik 2x100 MW di Kalsel.

Menurut keterangan Mahardika Putranto, Sekretaris Perusahaan ADRO, namun saat ini masih terdapat kondisi-kondisi tertentuk yang harus dipenuhi oleh TPI untuk mencapai Financing Close sebagaimana didefinisikan dalam perjanjian pembelian tenaga listrik antara TPI dan perusahaan Listrik Negara.

Atas pencapatan kesepakatan tersebut, setelah terpenuhinya kondisi di atas, maka TPI akan menerima pembiayaan atas proyek dengan nilai kurang lebih US$409 juta dari enam sindikasi bank komersil yakni Korea Development Bank, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd cabang Jakarta, DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, dan Sumitomo Mitsui Banking cabang Singapura sebagai pengatur utama dan HSBC sebagai pengatu utama.

AP sebagai sponsor dalam transaksi ini, telah menandatangani perjanjian dukungan sponsor denagn pemberi pembiayaan pada tanggal 24 November 2016, dimana AP menyanggupi untuk mendukung proyek melalui pinjaman atau penyertaan modal sesuai denagn persentase kepemilikan saham AP di TPI.

Perseroan juga menyediakan jaminan atas dukungan ekuitas yang dilakukan AP sebesar kurang lebih US$88 juta. Listrik yang akan dijual ke PLN sesuai dengan jangka waktu selama 25 tahun setelah selesainya tahap konstruksi. (end)

#ACES
ACE HARDWARE BUKA GERAI BARU DI ACEH

IQPlus, (29/11) - PT Ace Hardware Tbk (ACES ) kembali mengumumkan pembukaan gerai terbarunya yang kali ini berada di luar pulau Jawa, tepatnya di Propinsi Aceh.

Menurut Helen Tanzil, Sekretaris Perusahaan Perseroan dalam keterangan Selasa menyebutkan, pembukaan gerai baru ini akan dilakukan pada Rabu 30 November 2016 yang berlokasi di Mall Suzuya, Aceh.

Adapun gerai yang merupakan gerai kesebelas tahun ini memiliki luas sekitar 2.004 meter persegi. Dengan demikian, kata Helen, total gerai yang dimiliki perusahaan mencapai 127 gerai. (end)

1 comment:

  1. Your contents give me more creational ideas that I can possibly use on my web page too.investor saham

    ReplyDelete